Alwiah, Utina R (2013) Bapongka: Studi Nilai Pendidikan Pelestarian Ekosistem laut dan Pesisir
pada Masyarakat Bajo
Artanto YK (2017) BAPONGKA, Sistem Budaya Suku Bajo Dalam Menjaga Kelestarian Sumber
Daya Pesisir, Sabda 12(1), ISSN 1410–7910 E-ISSN 2549-1628, Juni 2017, hal. 52
Athena D, Anwar M (2007) Penelitian/Pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak
Kesehatan Perubahan Iklim, Buletin Penelitian Kesehatan, vol 42, no 1, Jakarta, 2014, hal.
47–47. Lihat juga, IPCC, Climate Change Impacts, Adaptation and Vulnerability, Report of
IPCC, Geneva, 2007, hal. 85–107
Athena D, Anwar M (2014) Penelitian/Pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak
Kesehatan Perubahan Iklim, Buletin Penelitian Kesehatan, vol 42, no1, Jakarta
Aulia T, Dharmawan AH (2018) Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Di
Kampung Kuta, 2(2):345–355, https://download.portalgaruda.org/2010, (Diakses 25 April
2018). Lihat juga dalam Loc.cit., Mirnawati Firdaus, (diakses tanggal 25 April 2018). Lihat
juga dalam Loc.cit., Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 56
Ayatohaedi (ed) (1986) Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius), Pustaka Jaya, Jakarta hal 46s
Bachtiar I, Husni L, dan Romdiana (2018) Penyusunan Awig-Awig Pengelolaan Sumber Daya
Perikanan di Pesisir Selatan kabupaten Lombok Timur, https://www.researchgate.net (diakses
tanggal 26 Apr 2018)
Bahtiar (2012) Kearifan Lokal Orang Bajo Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut. Jurnal Mudra
27(2):178–185, ISSN 0854-3461. https://repo.isi-dps.ac.id/Bahtiar.pdf
Baskara B, Astuti O (2011) The Pamali of Wakatobi Bajo and its Role for Marine Conservation.
J Indonesia Coral Reefs 1(2). https://coastalunhas.com/pdf. 2011, (Diakses 12 Januari 2018).
Lihat juga dalam Op.Cit., Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 54
Basuni S (2012) Mengelola Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Berbasis Pengetahuan
Tradisional dan Kearifan Lokal, Makalah Seminar Hasil-hasil penelitian Balai Penelitian
Tekonologi Konservasi Sumberdaya Alam, 2012. (Diakses 12 Januari 2016). Lihat juga dalam
Loc.cit., Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 56
Dahuri (2001) Pengelolaan Ruang Wilayah Pesisir Dan Lautan Seiring Dengan Pelaksanaan
Otonomi Daerah, Makalah ini disampaikan pada acara Semiloka dan Pelatihan Penataan Ruang
Wilayah Propinsi, Kabupaten dan Kota Dalam Rangka Otonomi Daerah, kerjasama Bappeda
Propinsi dan LPPM Unisba, Bandung, 2–3 Mei 2001, hal. 5
Diposaptono S, Budiman, Firdaus A (2009) Menyiasati Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir dan
Pulau-Pulau Kecil, Sarana Komunikasi Utama, Bogor (ID), 2009. Lihat juga, Loc.cit., Ari
Wibowo, 2015, hal. 1
Finger M (2006) Which Governance for Sustainable Development? An Organizational and
Institutional Perspective, dalam. In: Park J, Conca K, dan Finger M (eds) The crisis of global
environmental governance: towards a new political economy of sustainability, Routledge
Taylor & Francis Group, New York, hal 125
Firdaus M (2017) Kearifan Lokal: Dari Tano Batak ke Maluku, hal. 1. Lihat juga Minarwati
Firdaus, Kearifan Lokal Masyarakat Suku Bajo Di Sulawesi Tenggara Mendukung Kelestarian
Sumber Daya kelautan dan Perikanan, https://www.penyuluhperikanan.id, 09 Januari 2017
(diakses tanggal 25 Apr 2018)
Gerungan LKFR (2016) Penegakan Hukum Di Wilayah Perairan Indonesia. Jurnal Lex et
Societatis IV/No. 5/Mei, Fakultas Hukum Unsrat, Manado
Gusti Ngurah Jayanti I, Made Sumertha I, Ritual Dan Kepercayaan Masyarakat Pulau Bungin
Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat, https://varianwisatabudayasundakecil.
blogspot.co.id, Rabu, 10 Desember 2014 (diakses tanggal 23 Apr 2018)
Hasanah A, Gustini N, Rohaniawati D (2016a) Nilai-nilai Karakter Sunda (Internalisasi Nilai-nilai
Karakter Sunda di Sekolah), Deepublish, Jokyakarta, Juni 2016, hal. 42
Hasman FR (2009) Kekerabatan Masyarakat Bajou, Fak. Sastra Universitas Sumatera Utara,
Medan, https://repository.usu.ac.id, 2009, (Diakses 25 April 2018). Lihat juga dalam Op.cit.,
Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 55
C2
R. Djalante et al.
pada Masyarakat Bajo
Artanto YK (2017) BAPONGKA, Sistem Budaya Suku Bajo Dalam Menjaga Kelestarian Sumber
Daya Pesisir, Sabda 12(1), ISSN 1410–7910 E-ISSN 2549-1628, Juni 2017, hal. 52
Athena D, Anwar M (2007) Penelitian/Pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak
Kesehatan Perubahan Iklim, Buletin Penelitian Kesehatan, vol 42, no 1, Jakarta, 2014, hal.
47–47. Lihat juga, IPCC, Climate Change Impacts, Adaptation and Vulnerability, Report of
IPCC, Geneva, 2007, hal. 85–107
Athena D, Anwar M (2014) Penelitian/Pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak
Kesehatan Perubahan Iklim, Buletin Penelitian Kesehatan, vol 42, no1, Jakarta
Aulia T, Dharmawan AH (2018) Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Di
Kampung Kuta, 2(2):345–355, https://download.portalgaruda.org/2010, (Diakses 25 April
2018). Lihat juga dalam Loc.cit., Mirnawati Firdaus, (diakses tanggal 25 April 2018). Lihat
juga dalam Loc.cit., Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 56
Ayatohaedi (ed) (1986) Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius), Pustaka Jaya, Jakarta hal 46s
Bachtiar I, Husni L, dan Romdiana (2018) Penyusunan Awig-Awig Pengelolaan Sumber Daya
Perikanan di Pesisir Selatan kabupaten Lombok Timur, https://www.researchgate.net (diakses
tanggal 26 Apr 2018)
Bahtiar (2012) Kearifan Lokal Orang Bajo Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut. Jurnal Mudra
27(2):178–185, ISSN 0854-3461. https://repo.isi-dps.ac.id/Bahtiar.pdf
Baskara B, Astuti O (2011) The Pamali of Wakatobi Bajo and its Role for Marine Conservation.
J Indonesia Coral Reefs 1(2). https://coastalunhas.com/pdf. 2011, (Diakses 12 Januari 2018).
Lihat juga dalam Op.Cit., Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 54
Basuni S (2012) Mengelola Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Berbasis Pengetahuan
Tradisional dan Kearifan Lokal, Makalah Seminar Hasil-hasil penelitian Balai Penelitian
Tekonologi Konservasi Sumberdaya Alam, 2012. (Diakses 12 Januari 2016). Lihat juga dalam
Loc.cit., Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 56
Dahuri (2001) Pengelolaan Ruang Wilayah Pesisir Dan Lautan Seiring Dengan Pelaksanaan
Otonomi Daerah, Makalah ini disampaikan pada acara Semiloka dan Pelatihan Penataan Ruang
Wilayah Propinsi, Kabupaten dan Kota Dalam Rangka Otonomi Daerah, kerjasama Bappeda
Propinsi dan LPPM Unisba, Bandung, 2–3 Mei 2001, hal. 5
Diposaptono S, Budiman, Firdaus A (2009) Menyiasati Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir dan
Pulau-Pulau Kecil, Sarana Komunikasi Utama, Bogor (ID), 2009. Lihat juga, Loc.cit., Ari
Wibowo, 2015, hal. 1
Finger M (2006) Which Governance for Sustainable Development? An Organizational and
Institutional Perspective, dalam. In: Park J, Conca K, dan Finger M (eds) The crisis of global
environmental governance: towards a new political economy of sustainability, Routledge
Taylor & Francis Group, New York, hal 125
Firdaus M (2017) Kearifan Lokal: Dari Tano Batak ke Maluku, hal. 1. Lihat juga Minarwati
Firdaus, Kearifan Lokal Masyarakat Suku Bajo Di Sulawesi Tenggara Mendukung Kelestarian
Sumber Daya kelautan dan Perikanan, https://www.penyuluhperikanan.id, 09 Januari 2017
(diakses tanggal 25 Apr 2018)
Gerungan LKFR (2016) Penegakan Hukum Di Wilayah Perairan Indonesia. Jurnal Lex et
Societatis IV/No. 5/Mei, Fakultas Hukum Unsrat, Manado
Gusti Ngurah Jayanti I, Made Sumertha I, Ritual Dan Kepercayaan Masyarakat Pulau Bungin
Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat, https://varianwisatabudayasundakecil.
blogspot.co.id, Rabu, 10 Desember 2014 (diakses tanggal 23 Apr 2018)
Hasanah A, Gustini N, Rohaniawati D (2016a) Nilai-nilai Karakter Sunda (Internalisasi Nilai-nilai
Karakter Sunda di Sekolah), Deepublish, Jokyakarta, Juni 2016, hal. 42
Hasman FR (2009) Kekerabatan Masyarakat Bajou, Fak. Sastra Universitas Sumatera Utara,
Medan, https://repository.usu.ac.id, 2009, (Diakses 25 April 2018). Lihat juga dalam Op.cit.,
Yohanes Kristiawan Artanto, 2017, hal. 55
C2
R. Djalante et al.
